Meningkatkan Keselarasan Melalui Partisipasi Mahasiswa KKN di Kampung Yang Menganut Moderasi Beragama desa Rama Agung

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa untuk turut serta dalam membangun masyarakat. Di era yang serba dinamis ini, muncul sebuah konsep yang menarik perhatian, yaitu “Kampung Moderasi Beragama”. Konsep ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga telah menjadi kenyataan di berbagai daerah di Indonesia.

Kampung Moderasi Beragama didefinisikan sebagai masyarakat lokal yang menerapkan nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan saling menghormati antar umat yang beragam. Mahasiswa KKN UINFAS Bengkulu yang ditempatkan di kampung moderasi beragam desa rama agung memiliki kesempatan emas untuk mengamati secara langsung bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pandangan Mahasiswa KKN UINFAS Bengkulu Terhadap Konsep Kampung Moderasi Beragama di Desa Rama Agung.

Mahasiswa yang terlibat dalam KKN di kampung moderat ini memiliki berbagai pandangan yang akan mereka alami. Banyak dari mereka mengungkapkan bahwa interaksi mereka dengan masyarakat setempat mengubah persepsi mereka tentang pentingnya toleransi dan saling pengertian antar umat yang beragam.

  1. Toleransi sebagai Fondasi Kehidupan yang Beragam Salah satu hal yang paling mencolok bagi pelajar adalah bagaimana masyarakat setempat mampu menjaga kerukunan meskipun berbeda keyakinan. Mereka memandang bahwa keragaman agama bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara harmonis.
  2. Edukasi dan Dialog Antargama: Melalui kegiatan KKN, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan edukasi dan dialog antaragama. Mereka mengadakan diskusi, seminar, atau bahkan kegiatan keagamaan bersama yang melibatkan semua komponen masyarakat, tanpa membedakan agama atau kepercayaan.
  3. Kontribusi Terhadap Pembangunan Lokal: Selain aspek sosial dan keagamaan, mahasiswa KKN juga memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan lokal. Mereka terlibat dalam program-program pengembangan ekonomi lokal, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
  4. Pengalaman Pribadi yang Bermakna: Banyak dari mereka mengungkapkan bahwa terlibat dalam KKN di kampung moderat ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis mereka, tetapi juga memberikan pengalaman hidup yang mendalam dan memperluas wawasan tentang pluralisme dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut Fatrica Syafri selaku DPL dan juga Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN FAS Bengkulu, “Partisipasi mahasiswa KKN di Kampung Moderasi Beragama di desa rama agung bukan sekadar tugas akademis, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperkaya pemahaman mereka tentang pluralisme dan harmoni sosial. Dengan pengalaman langsung ini, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis di masa depan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *